March 23, 2015

Instalasi OpenMeetings 3.0.4 pada Slackware 14.1

BismilLah.

Sudah lama sekali saya tidak menulis tentang GNU/Linux, bahkan blog sempat ditinggal dan tidak diurus :-(

Tapi... alhamdulilLah kali ini saya suguhkan "sekedar" catatan tentang aplikasi apa saja yang -quddarulLohi- saya pelajari dan gunakan untuk keperluan tugas. Semoga bermanfaat...

Aplikasi OpenMeetings adalah aplikasi konferensi video berbasiskan bahasa pemrograman Java. AlhamdulilLah, aplikasi dilisensikan sebagai Apache Software License, Version 2.0 yang merdeka untuk digunakan oleh publik, bahkan komersial (untuk bahasa sederhananya, silakan klik tautan ini).

Read More

March 22, 2015

Perbaikan Struktur Paket OpenRC

Setelah mencoba banyak konfigurasi akhirnya saya mengikuti struktur #OpenRC untuk #ArchLinux (archlinux lagi, cc @go2n). Saya mengikuti model struktur OpenRC ArchLinux yang mana menempatkan berkas-berkas init dan konfigurasi OpenRC ke dalam sebuah direktori yaitu /etc/openrc. Hanya dengan menempatkan skrip init dan konfigurasi OpenRC ke dalam satu struktur direktori sendiri, saya mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Keuntungan pertama adalah dengan menggunakan struktur ini adalah sistem init asli #Slackware jadi lebih bersih karena tidak tercampur dengan milik OpenRC. Yang kedua adalah struktur ini menyelesaikan permasalahan di pemaketan awal saya yaitu skrip init OpenRC tidak mau membaca konfigurasi per-init di dalam direktori /etc/conf.d karena /etc/init.d bukanlah sebuah direktori betulan melainkan symlink ke direktori /etc/rc.d/init.d. Sehingga saat OpenRC mengecek prefix dari /etc/init.d ia tidak mendapati suatu lokasipun (non existed).

Selain mengubah struktur saya juga membuang beberapa skrip init ubahan milik saya dan menggunakan skrip default dari OpenRC karena struktur ini memungkinkan skrip tersebut bekerja dengan benar. Saya juga menyesuaikan isi runlevels sesuai rekomendasi OpenRC serta menambah beberapa skrip init baru yang berkaitan dengan desktop.

March 21, 2015

PDF Writer LibreOffice Gagal Mengubah Resolusi Gambar

Beberapa waktu lalu saya diminta untuk mengirim dokumen berformat #PDF. Di dalam dokumen tersebut ada gambar yang harus saya tempelkan. Oke saya buatlah dokumen tersebut dengan #LibreOffice Writer sehingga nantinya bisa saya ekspor ke PDF. Setelah dokumen jadi, langsung saja saya klik tombol ekspor ke PDF di panel LibreOffice yang langsung membuat dokumen PDF. Tanpa mengecek dokumen PDF tersebut, saya langsung mengirimkannya ke rekan saya. Ternyata dilaporkan gambar yang ada dalam dokumen tersebut tidak dapat dibaca. Lho... lho... Ada apa gerangan ini? Penasaran, saya buka dokumen PDF tersebut dengan PDF viewer. Ternyata benar gambarnya hancur.

LibreOffice - Gambar dalam berkas PDF hancurLibreOffice - Gambar asli di Writer

Setelah aku selidiki ternyata konfigurasi PDF writer di LibreOffice-ku memuat opsi untuk menurunkan kepadatan gambar ke 300 dpi seperti berikut:

LibreOffice - Konfigurasi PDF Writer

March 20, 2015

Slackware Dengan OpenRC

Perang soal init sistem masih berlanjut sejak #RedHat cs mempublikasikan #systemd hingga tulisan ini dibuat. Meskipun penuh dengan kontroversi, saya mengakui bahwa systemd adalah sebuah sistem init yang bagus. Hanya saja karena saya tidak menyukai model kekuasaan sebuah sistem tunggal, jadi saya tidak tertarik dengan systemd. Selain systemd, masih ada sistem init yang lain, seperti:

March 17, 2015

Gambar pertama tahun 2015 - KF5

Dan isinya adalah desktop tercinta #kde #plasma

KF5 Desktop

 

Selamat datang kembali webku.

Onok yo wong sing nyelameti web-e dewe?

March 06, 2015

Security Update: samba

One security update has been released for Slackware 14.1 and -current users. The affected package is Samba which is now upgraded to 4.2.0.

In -current, things are moving slowly but sure. Pat is upgrading wget, mozilla-firefox, and patching Google Chrome SlackBuild and also remove dangling symlink in util-linux package.

March 04, 2015

Cara Install Google Chrome di Slackware

Berdasarkan Google, browser chrome adalah browser yang dibuat untuk tujuan agar cepat, namun juga sederhana dan aman.

Google Chrome secara tidak merupakan aplikasi default pada Linux Slackware, namun Slackware memberi script untuk mempermudah instalasi Google Chrome melalui Slackbuild. Script ini dibuat oleh Patrick Volkerding dan tersedia difolder yang bernama "extra" yang terletak didalam pohon direktori Slackware.

Di dalam folder extra tersebut, terdapat folder google-chrome dimana didalamnya terdapat file README yang berisi bagaimana cara install google chrome menggunakan script google-chrome.SlackBuild.

Berikut ini adalah tutorial untuk install google chrome menggunakan script Slackbuild pada Slackware dimana menggunakan google chrome versi 39 dan menggunakan Slackware 14.1:
  1. Buka https://www.google.com/chrome/browser/desktop/index.html
  2. Klik Download dan pilih:
    • 32 bit .deb (for Debian/Ubuntu).
    • atau 64 bit .deb (for Debian/Ubuntu).
  3. Pilih paket sesuai artitektur yang digunakan:
    • 32 bit .deb (for Debian/Ubuntu) untuk Slackware 32-bit.
    • 64 bit .deb (for Debian/Ubuntu) untuk Slackware 64-bit.
  4. Download paket .deb yang telah dipilih.
  5. Jika memiliki CD/DVD installer Slackware, copy folder extra/google-chrome dan pindahkan ke folder temporari (/tmp/google-chrome atau /opt/google-chrome). Jika online, untuk Indonesia bisa download melalui http://kambing.ui.ac.id/slackware/slackware-14.1/extra/google-chrome/
  6. Pindahkan atau copy paket .deb google chrome (google-chrome-stable_current_i386.deb) ke folder yang sama, misal /opt/google-chrome/
  7. Di dalam terminal, login sebagai root:
    su -
  8. Pindah ke folder temporari:
    cd /opt/google-chrome
  9. Jalankan script google-chrome.SlackBuild sebagai root:
    sh google-chrome.SlackBuild
  10. Ketika selesai, akan muncul tulisan seperti berikut:
    Slackware package /tmp/google-chrome-39.0.2171.95-i386-1.txz created.
  11. Install paket tersebut sebagai root:
    upgradepkg --install-new /tmp/google-chrome-39.0.2171.95-i386-1.txz
  12. Selesai. Google Chrome dapat diakses melalui menu applications > internet atau melalui menu search aplikasi.

February 28, 2015

digiKam issue (solved)

First of all, i'm the maintainer of digiKam in SlackBuilds Project and i want to share some issue about digiKam and how to solve it.

Since few releases ago, i could never make digiKam running on my -current computer (it worked fine in -Stable Slackware releases). It always segfault when i tried to run it even though it didn't complained during build process. I discussed with the maintainer of digiKam, but we couldn't get the real answer, so i just removed digiKam in my computer.

Few days ago, i wanted to try again with the latest digiKam 4.8.0 that has just been released, but apparently it wasn't fixed as well. I tried to debug it more thorough using gdb and then i saw some portions of the results that it linked to Qt5. I remember that the maintainer of digiKam once said to me that digiKam still use Qt4 and not yet Qt5 (the work of porting to Qt5 is an on-going process though).

I do installed Qt5 since i installed KDE 5 from Eric Hameleers as well in my desktop for testing purposes, so i thought this could be the reason why there's Qt5 code in the dump results. It turns out that opencv is picking up Qt5 since there's a condition check on opencv's CMakeLists.txt

cat modules/highgui/CMakeLists.txt | grep -i qt5 
if(HAVE_QT5) QT5_ADD_RESOURCES(_RCC_OUTFILES src/window_QT.qrc) add_definitions(${Qt5${dt5_dep}_DEFINITIONS}) include_directories(${Qt5${dt5_dep}_INCLUDE_DIRS}) list(APPEND HIGHGUI_LIBRARIES ${Qt5${dt5_dep}_LIBRARIES}) add_definitions(${Qt5OpenGL_DEFINITIONS}) include_directories(${Qt5OpenGL_INCLUDE_DIRS}) list(APPEND HIGHGUI_LIBRARIES ${Qt5OpenGL_LIBRARIES})

Based on this results, i tried to remove Qt5, rebuild opencv and then followed by rebuilding digiKam and now it works again. I have added a note in digiKam's README as well just to warn other users.

February 26, 2015

Security Update Firefox and Thunderbird

Two security updates for Slackware 14.1 and current has been released and that are Firefox and Thunderbird. This is a regular security update that has been regularly pushed by Pat for Slackware 14.1. Firefox in 14.1 still follows the ESR release, while Thunderbird is following latest release.

Meanwhile, in -current there are several updates:
  • vim and vim-gvim: upgraded to 7.4.640
  • gdb: Upgraded to 7.9
  • nmap: Upgraded to 6.47
  • glew: Rebuilt to include libGLEWmx
  • Fluxbox: Upgraded to 1.3.7
  • xChat: Don't force to use SSLv3

February 22, 2015

Poll Results and New Poll

I know it's VERY LATE to post the result of the poll, but i will just do it anyway. From 87 voters, almost 3/4 (72%) said that they are interested to try the new KDE Framework and Plasma 5 and i can see the big enthusiasm on Eric's blog, just by looking at the comment section. It's live and you can discuss many things you found on the new KDE 5.

I will also post a new vote for the next two months and that's about the PHP version will be used in next Slackware release. We only have 3 candidates: 5.4.x, 5.5.x, or 5.6.

Pick your vote!!!

EFI and GPT Fixes and KTown Update

Shortly after the big change, some users spotted some problem when using the newly generated ISO based on  the latest update. Pat quickly released a fix, including introducing 2 new packages: lilo-24.1 and util-linux-2.26 which should have better functionality and also fixed some problems with date time in Slackware as mentioned in several threads in LQ (part 1, part 2, and part 3).

If you are KDE fans, you might be delighted that Eric has pushed his latest KDE 5 updates to his KTown repository. It's tagged 5_15.02 and it consists of KDE Frameworks 5.7.0, KDE Applications 14.12.2, and Plasma 5.2.0. He also pushed some updates in extragears. Please read the README for instructions on how to install and upgrade to this version. It requires some spesific steps for this version, so please take some time to read it before blindly upgrading your systems. Remember that this packages are meant for Slackware-Current users only.

Not only KDE 5, Eric also managed to push LibreOffice 4.4.0 update as well. This is a major version and it includes lots of new goodies. For complete reference, please refer to the Release Notes.

I have been quite busy lately, especially during this week, so sorry for the delay of the article and i'll just make a recap of it.

February 19, 2015

Calligra Suite 2.9 Beta

Calligra Suite 2.9 versi beta telah dirilis untuk dites beberapa hari lalu. Sebagaimana jamak diketahui bahwa peranti ini merupakan peranti lunak perkantoran dan olah seni grafis yang dikembangkan oleh komunitas KDE. Peranti lunak ini terdiri dari aplikasi pemroses kata (word processing), spreadsheet, presentasi, basis data (database), grafis vektor, dan pelukis digital. Peranti ini dapat dipasang pada komputer pribadi (PC destop), sabak digital (tablet), dan ponsel (smartphone). Informasi lengkapnya dapat merujuk laman resminya di Calligra.org.

Calligra Suite terkini, sebagaimana disebut di atas, masih dalam taraf beta. Dengan kata lain, bukan merupakan rilis final sehingga masih memungkinkan didapati banyak kutu (bug). Namun, tidak ada salahnya dicoba mengingat suite ini dapat dijadikan alternatif peranti lunak perkantoran berbasis sumber terbuka yang tidak dapat dipandang sebelah mata.

Kode sumber (source code) aplikasi Calligra tersedia untuk diunduh. Sementara itu, untuk binarinya, tersedia untuk serbaneka sistem operasi.

Berdasar pada keterangan laman resmi Calligra, tenggat waktu rilis versi 2.9 final pada bulan Februari ini. Hal ini sebagai pondasi yang selanjutnya akan melahirkan versi 3.0 pada tahun ini juga—insya Allah. Perihal keterangan permasalahan teknisnya, laman forum Calligra cukup membantu—bahkan, beberapa aplikasi membutuhkan maintainer baru, Anda tertarik untuk bergabung?

Salah satu peranti Calligra, yaitu Krita, cukup menarik perhatian saya. Ternyata, banyak juga para seniman (perupa, artis) di Luar, terutama di Eropa, yang memanfaatkan Krita dalam inspirasi karya-karya seni mereka. Hal ini menandakan bahwa kebergantungan pada peranti tertutup dan komersial bukan merupakan harga mati. Kita sungguh bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala karena Dia Menciptakan orang-orang yang membantu kebutuhan kita ‘dengan lebih baik’. Terima kasih, komunitas open source!

February 17, 2015

Security Update: Seamonkey, Patch, and Sudo

Pat has released three security advisories for both -stable and -current releases of Slackware. He also push some updates to -current which is quite interesting to see as most of them are basic toolchains.

Here's the recap of the security advisories:
  • Seamonkey is upgraded to 2.32.1 for Slackware 14.0 up to current
  • Patch is upgraded to 2.7.4 for Slackware 13.0 up to current
  • Sudo is upgraded to 1.8.12 for Slackware 13.0 up to current
There's one non-security update in -stable which is btrfs-progs which is now upgraded to 20150213 and also includes the missing header that was reported by Vincent Batts last year. This should enable docker to be built on -stable release.

More exciting things happened in current. Pat has again updated glibc version in current to the latest version: 2.21. This means next Slackware release will jump from 2.17 (used in Slackware 14.1) to 2.21. That's 4 major release. In the past, normally it jumped 2 versions ahead, but this time it's 4.

Along with the glibc updates, Pat also updated some core packages, namely:
  • aaa_elflibs: rebuilt (due to readline update)
  • btrfs-progs: upgraded to 20150213
  • coreutils: upgraded to 8.23
  • e2fsprogs: upgraded to 1.42.12
  • kernel-firmware: upgraded to 20150212git
  • kernel-*: upgraded to 3.14.33
  • sharutil: upgraded to 4.15
  • sysvinit-scripts: rebuilt to make some process runs in background and icon search optimizations
  • util-linux: upgraded to 2.25.2
  • guile: recompiled against readline-6.3
  • parted: upgraded to 3.2
  • readline: upgraded to 6.3
  • ntp: upgraded to 4.2.8p1 and patched rc script not to save system time to hardware clock.
More updates are expected in the future :)

January 29, 2015

Security Update: glibc

Pat acted fast on fixing and updating glibc that is vulnerable to GHOST bug (known as CVE-2015-0235). He updated all glibc in supported Slackware releases: 13.0 up to 14.1. Slackware-current is not affected since it already uses glibc-2.20 which is not vulnerable, but he took this chance to update the timezone to the latest information (tzcode2014j and tzdata2014) and rebuilt all glibc packages.


He also update mozilla-firefox to the latest version 35.0.1 and also patch to 2.7.2

January 28, 2015

KDE 5 (Plasma 5.2.0 and Framework 5.6.0) For Slackware Users

Eric Hameleers again has worked hard to build, test, and package latest KDE releases, which includes Plasma 5.2.0, Framework 5.6.0, and Applications 14.12.1 for Slackware (current) users. This is another milestones for KDE team as more and more applications are ported to use the new Qt 5 and QML technology that enables them to push new features and overcome many limitations from previous releases.

There's one warning about this release: it will replace your KDE installation if you happened to like or enjoy KDE 4.10.5 available in default Slackware installation or if you follow previous release of KDE 4.14.3 from Eric as well. Make up your mind before proceeding and take precaution steps before.

If you are ready to plunge to the new experience, please take some time to read the README written by Eric to make sure your upgrade experience will not be disrupted and ended with a broken system. The changes in this release is quite huge compared to the previous KDE 5 releases from few months ago.

Please grab the latest KDE packages from this mirror sites below:

Planet Slackware-ID

Planet Slackware-ID adalah aggregator dari situs blog para Slacker* Indonesia.
(*Pengguna Distro Slackware)

Silakan kirimkan e-mail ke willysr@slackware-id.org apabila blog Anda ingin disertakan pada planet ini.

Terakhir diupdate: March 27, 2015 01:01 AM GMT.

Google Groups
Subscribe to id-slackware
Email:
Visit this group

Subscribe